Tuesday, January 22, 2013

Belajar dari Pelantikan Obama


Apa bedanya dilantik dengan di Sumpah??

Hari ini, ini kali kedua saya menyaksikan penyumpahan Presiden Obama, sebagai Presiden Amerika ke 44 (jabatan kedua kalinya).. Dilaksanakan secara sederhana. Dilakukan di Gedung Capitol Hill, dengan Alkitab dipegang oleh istri dan sumpah dilakukan oleh Pemimpin Gereja. Acaranya biasa saja, namun bisa disaksikan secara langsung oleh seluruh warga Amerika yang hadir di sepanjang taman yang menyambungkan antara capitol hill dengan national monumen (karena itu dinamakan "public oath"). Diperkirakan 500ribu orang hadir menyaksikan acara tersebut, dan disiarkan secara langsung ke seluruh penjuru Amerika dengan menjadikan hari pelantikan sebagai hari libur nasional. Hebatnya lagi, yang pidato tidak banyak, cukup yang dilantik saja yang pidato, karena pidato dia adalah bentuk pertanggung jawaban si yang dilantik kepada seluruh stake holder nya.

Jadi apa bedanya pelantikan dan penyumpahan??? Di Amerika sini, semua semua harus disumpah. Jadi apapun harus disumpah, karena mereka percaya bahwa sumpah itu adalah tanggung jawab selain kepada manusia juga kepada Tuhan. Bayangkan, negara Amerika yang katanya bukan negara beragama,,, nyatanya sumpah begitu diagungkan disini.. Tidak heran kalau mau jadi sherrieff seperti dalam film-film cowboy, cukup disumpah oleh boss sherrief, maka jadilah dia polisi pengaman kota yang bertanggung jawab.



Saya membayangkan, kalau pejabat di Indonesia, dilakukan penyumpahan seperti itu. Siapapun yang akan menjabat, istrinya ikut disuruh memegang kitab suci masing-masing, disumpah oleh pemimpin agama, dihadapan seluruh warga dan anggota institusi dimana dia bekerja (bukan dilantik di ruang ber AC yang disaksikan hanya oleh segelintir hadirin undangan saja; seperti pada foto tersebut).
Kepada para pejabat itu dilakukan sumpah dengan kata; "Saya, ....(Nama),, Demi Allah saya bersumpah, akan melaksanakan tugas jabatan dan tanggung jawab sebagai.... (Jabatannya apa),, Dengan penuh rasa tanggung jawab, tidak melakukan KKN, berbakti pada nusa bangsa, dan masyarakat sesuai dengan kewajiban sebagaimana diatur oleh UU." Merinding ya pemirsah.....????

No wonder, Jokowi sudah melakukan itu pada saat melakukan pelantikan Walikota Jakarta Timur Kemarin.. Memang Jokowi itu wajahnya saja lugu, aslinya dia cukup up to date..

4 comments: